Bodoh untuk Bangkit

Sudahlah, relakan saja, hari baru pasti akan datang, dan mungkin lebih baik dari hari ini, aku percaya itu selalu, karna bilamana ku mendapat kesalahan, pastinya aku terus menerus mengoreksi diri sendiri di tiap aktifitas produktif, so pasti ada kendala, entah itu karna bodoh, malas, atau mungkin masih ada kebiasaan buruk yang tumbuh subur dalam diri, yang menghambat semua mimpiku.

Sore ini aku mengikuti mata kuliah, bilamana pasti kamu tau kalo aku seorang MAHAnya siswa. Di tiap harinya selalu nyaman dengan kendala kendala yang ada, entah itu telat deadline, entah itu tidak bisa tuntas. Dari semua itu aku tidak mungkin tahu apa yang kita lihat didepan, tetap berjaga jaga, selama ku beranjak dewasa, aku tidak TERLALU memusingkan nilai, walaupun sedikit stress di beberapa mata kuliah. Aku masih mencari jati diri ku saat ini, sering berfikir, aku ingin cepat cepat lulus, kerja beberapa tahun, lalu buka usaha, nampaknya itu mimpi utama ku. ketika bangun dari mimpi tadi, aku tak ingin manjakan kaki untuk berjalan, mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk berbuat, lakukan dan cari apa yang ku suka, dan senang melakukan nya (passion).

Sepatu Venz alas waffle, kaos hijau longgar keren, di sore, mengikuti matakuliah Pemrograman. kamu tau? Kurasa sekarang sudah banyak yang tau pemrograman, itu adalah mata kuliah yang diambil anak – anak Tehnik Informatika, yang pasti nya kamu tak asing lagi mendengarnya. Mata kuliah ini memang sungguh sulit menurutku. Coding adalah musuh mahasiswa semester 2 jurusan TI. Sebenarnya aku tidak terlalu paham bila mana dosen menjelaskan materi tentang Pemrograman, atau mungkin memang aku nya saja yang merasa berbeda dari yang lain nya, seorang kawan rembulan tak pernah bisa mengerti bila tak diajari 2x, paling banter harus sama teman. Kebiasaan ku dari smp dahulu selalu begitu, memang aku ini tak terlalu pandai dalam hal hal seperti ini, lebih tepatnya orang yang pas pas an.

                Seperti biasanya, pengajar selalu mempraktekan codingan nya. Hari ini semua tentang Bahasa Haskell, ini Bahasa pemrograman yang malas, kenapa malas? Cari tau saja sendiri, aku tak ingin tulisan ku di isi hanya penjelasan mengapa dia malas. Jam terakhir penuh harap untuk pulang, pengajar memberikan quiz tentang penjelasan yang telah dipelajari tadi, kami diberikan waktu 20 menit untuk ngoding tulisan “pemrograman” hanya “rog” nya saja yg muncul bila di proses, dan itupun harus 3 cara.

                Melihat yang lain yang sudah selesai, aku merasa iba pada diriku sendiri, tapi dalam hatiku tertawa, logika ini tak mungkin dicetak sama oleh sang Mahakuasa, tapi ku merasa, hanya aku dan teman samping ku saja yang sulit untuk menemukan code untuk itu. Ku merasa gelisah, menengok waktu pada tangan sudah 15 menit berlalu, dan aku belom dapat memecahkan 1 code pun dalam kasus ini.

                Teng. Late. Quiz ku 0. Terlintas dalam benak, “Ini pembelajaran hari ini”, aku tak menemukan seorang kawan rembulan lihai dalam coding. No. sulit. Tapi itu tak membuatku malas dalam hal ngoding, tetaplah bersikeras untuk bisa di hari hari selanjutnya. Hirup udara cuma cuma lalu hempaskan, pahami diri sendiri, merenung, lengkapilah dengan Fana Merah Jambu oleh Forty Twenty. Aku pasti bisa bangkit dari apa yang ku dapat hari ini. Gunakan logika untuk itu untuk berbenah, waktu masih Panjang, anggap ini proses, selalu belajar, nilai bukan segalanya, walaupun itu menentukan kelulusan, tapi kurasa lebih baik tak lulus untuk dapat lebih banyak pembelajaran daripada lulus cepat namun minim ilmu hidup yang kamu dapat. Soal biaya? Uang bisa dicari. Aku juga hanya menjalankan amanat orang tuaku untuk S1, itu kemampuan nya untuk ku, aku lah mimpi mereka. Jangan melulu soal pintar dan bodoh, tapi ini soal memaknai bagaimana ku menyikapi tentang apa yang didapat dan apa yang harus dilakukan selanjutnya, yang jelas tetaplah melangkah, tubuhku pasti hampa tanpa perintah yang asalnya dari hati untuk selalu melakukan hal yang produktif. Selamat sore, ini dari aku yang senang bercerita saat sore. Selamat senja!


                                                                                                                      Salatiga, 20 Febuari 2018

Postingan Populer